ICAS

This slideshow requires JavaScript.


Pengantar Kaprodi :  Dr. Khalid Al Walid

Universitas Paramadina berusaha mengembangkan pendidikan dan penelitian pemikiran Islam dengan pendekatan rasional, ilmiah dan filosofis. Untuk itu, Universitas Paramadina bekerjasama dengan Islamic College for Advanced Studies (ICAS) telah membuka program magister jurusan Filsafat Islam (Islamic Philosophy) dan Tasawuf Islam (Islamic Sufism). College ini menyediakan pendidikan terpadu mengenai Islam dengan mempertajam pemikiran Islam dan peradaban, yang kemudian diperkuat dengan komparasi pemikiran kontemporer.

Dialog adalah pendekatan kunci dari college ini. Guna memberi nilai tambah dalam membangun sebuah dialog yang seimbang antara peradaban Islam dan peradaban lainnya di dunia, ICAS berupaya untuk membina dialog antara filsafat dan agama, filsafat dan sains, agama dan sains, filsafat dan tasawuf, atau tasawuf dan fiqh/syariah. ICAS meyakini bahwa pendekatan yang rasional dan filosofis dalam beragama, khususnya dalam kajian ke-Islaman akan sangat bermanfaat untuk keperluan tersebut. Awalnya ICAS didirikan di London, Inggris, pada 1999, dan kemudian berkembang dan membuka cabang di beberapa negara. ICAS lalu mendirikan cabang di Jakarta pada tahun 2002.

Kurikulum dan Metode Pengajaran

Perkuliahan menggunakan pengantar Bahasa Inggris. Kedua program Master memiliki 42 SKS/kredit (termasuk 6 SKS untuk tesis), dan dapat diselesaikan dalam tempo empat semester.

Pengajar

Tim pengajar terdiri dari akademisi dengan latar belakang pendidikan Master dan Doktor dari dalam dan luar negeri, di antaranya: Prof. Dr. Jalaluddin Rakhmat; Dr. Seyyed Mohsen Miri; Dr. Haidar Bagir, MA.; Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara, MA; Prof. Dr. Abdul Hadi W.M.; Prof. Kautsar Azhari Noer, Dr. J. Sudarminta; Dr. F. Budi Hardiman; Dr. SM. Tabatabaei Yazdi; Dr. Mohammad Fanaei Eskhevari; Dr. Khalid al-Walid, MA.; Dr. Umar Shahab, MA.; Dr. Muhsin Labib, MA.; Gerardette Philips, MA.;  Hussein Shahab, MA; Dr. Zaenal Abidin Bagir, Abdullah Beik, MA, dll.

Program dan Aktivitas
Untuk mewujudkan Misi ICAS dan Paramadina di atas dan membina dialog tersebut, maka beberapa program yang kami sajikan adalah sebagai berikut:

  • Pendidikan, khususnya mengadakan kuliah level magister (S-2).
  • Kajian-kajian penelitian dan kepustakaan
  • Penerbitan
  • Kursus singkat dalam berbagai aspek, seperti keagamaan, filsafat dan sains.
  • Seminar-seminar dan konferensi.
ICAS memiliki dua program Pasca Sarjana (Magister):
  • Magister Filsafat Islam (Sejak 2003)
  • Magister Ilmu Tasawuf (Sejak 2004)
Profil Wisudawan :

Nama Lengkap:  Yanuana Samanto

NIM/Jurusan:
8203110016 / 
Islamic Philosophy  

Tempat & Tgl Lahir:  Bogor, 14 Januari 1965

Judul Tesis:  Traditional Sacred Science and Sophia Perennialism as A Solution for The Crisis of Modernism (Modern Science) in Seyyed Hossein Nasr’s View

Nama Orang tua:

Ayah : Dr. Ir. H. Sukarya Danimiharja, APU

Ibu : Hj. Lieke Sri Suryaningsih binti Husein Martoseputro

Abstrak Tesis:
This Thesis Research elaborate the topic on the crisis of modern western philosophy in general or on modernism (and post-modernism) critically, with the analytical approach of Islamic Philosophic view. This study especially describe and analize on Seyyed Hossein Nasr thought on his critics to modernism, as he wrote mainly in  some of his books titled “The Plight of Modern Man” and “The Need for A Sacred Science” , ‘The Knowledge and The Sacred”,  “Ideal and Reality” and “Islamic Philosophy from Its Origin to the Present, Philosophy in The Land of Prophecy”.

Following Seyyed Hossein Nasr Critic on Modernism and his suggestion or promotion to following and applying the traditional religious worldview (ie. sacred science and Sophia perennial) or more specific to Irfan tasawuf (Islamic Philosophical Mysticism) and Islamic Philosophy to solving the problems and crisis of modern man, this study also will elaborate and analyze the recent contemporary development and progress on new consciousness in science (Quantum Physic) related to a holistic-integral paradigm in philosophy and religion, as an argument on the urgency and importance of mystical approach of Sacred Science and Shopia Perennialism stated by Seyyed Hossein Nasr.
This study of thesis research will also take benefit from several secondary  resources about integralism, religions and Science such as of Drs. Armahedi Mahzar book titled “Revolusi Integralisme IslamMerumuskan Paradigma Sains dan Teknologi Islami   and other references on this topic such as several books of Fritjof Capra: “The Tao of Physics”, “The Web of Life”.  One of important references which will studied is a movie film on Quantum Physics titled: “What The Bleep Do You We Know?” by William Arntz that show and elaborate about a spiritual connection between quantum physics and consciousness.

Nama Lengkap:  Endang Indriati Wahyuni

NIM/Jurusan:    8204120006 / Islamic Mysticism

Tempat & Tgl Lahir:
Surabaya, 11 April 1960

Judul Tesis:
Doktrin Tarekat Kadisiyyah Dalam Serat Sastra Jendra (Kajian Tekstual Kitab Suluk Jawa Abad 20)

Nama Orang tua:
Ayah : Bardijan
Ibu :Safa’ah

Abstrak Tesis:
Penelitian ini adalah kajian atas Doktrin dari salah satu tarekat yang berpusat di Kota Bandung, yaitu Tarekat Kadisiyyah yang resmi didirikan pada tahun 1993. Hingga saat ini penelitian tentang tarekat ini pada tataran karya Tesis belum pernah dilakukan. Materi doktrin – doktrin Tarekat Kadisiyyah yang diteliti adalah sebagaimana kandungan teks yang ada dalam Serat Sastra Jendra yang merupakan Kitab Suluk Jawa abad 20 (diturunkan tahun 1969) sebagai kitab acuan bagi jamaah tarekat ini.

Metode penelitian dilakukan  melalui kajian tekstual atas paralelisasi, similarisasi serta tafsir atas doktrin-doktrin tersebut terhadap ajaran dalam Al-Qur’an, Hadist serta karya-karya para ulama klasik maupun modern. Penelitian diharapkan dapat memberikan pengayaan metode Olah Jiwa (Suluk) yang sesuai dengan tuntutan jaman Abad 21, sehingga para Salik dapat memiliki pilihan yang lebih luas atas metode Olah Jiwa yang sesuai dengan kebutuhannya. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam memperkaya serta memperkenalkan khasanah Tasawuf Nusantara kepada publik.

Nama Lengkap: Endang Sri Rahayu

NIM/Jurusan:   8204120010 / Islamic Mysticism  

Tempat & Tgl Lahir:
Babat- Lamongan, 15 September 1960

Judul Tesis:
Wilâyah of The Imams in Shi’ism Twelver

Nama Orang tua:
Ayah : T. Siswopranoto
Ibu :Sukat

Abstrak Tesis:
This paper will focus on study on the concept  wilâyah in Shi’ism. As we know that study on the concept wilâyah in Shi’ism is rare and regarded to be the topic of political study rather than mystical discussion. Just like in Sufism, concept wilâyah in Shi’ism is principal and dealing with highest position of humankind that is the Imams. It is about the authority invested in the Ahlul Bayt of the Prophet Muhammad as vicegerent of Allah in this earth.


Concept  wilâyah in Shi’ism is formulated in the concept Imamate that means concept wilâyah in Shi’ism related not only with the highness of the Imams but also the function of them as spiritual leaders of men. The highness positions of the Imams characterized by some principles such as infallibility, divine election, divine knowledge, spiritual guidance and universal authority. As the Sufis claimed that each master is in contact with the Pole or Qutb of the age, in Shi’ism, however, all spiritual functions in every age are inwardly connected with the Imam of the age. This explanation is relevance with concept  wilâyah in Shi’ism Twelver, that wilâyah is honored to the twelve purified Imams, started from Imam Ali bin Abi Thalib until the recent Imam, that is the hidden Imam, Al-Mahdi.

Nama Lengkap:  Fathor Rasi

NIM/Jurusan:  Islamic Philosophy  

Tempat & Tgl Lahir:
Pamekasan-Madura, 8 November 1981

Judul Tesis:
Seyyed Hossein Nasr’s Concept of Man

Nama Orang tua:
Ayah : Achmad Syadzili Arief
Ibu :Siti Marwiyah

Abstrak Tesis:
History has shown that the concept of man has been discussed in many different angles and perspectives. In the Greek period (Plato, Aristotle, Plotinus etc.), man was elaborated deeply and dinamically. We can dig the information of this matter, including human aspects, through their works. The discussion of human aspects and the relations between body and soul since the beginning have attracted attention of philosophers. Rene Descartes has offered “dualism”mind and body which is radically beyond the view of Plato. Descartes defined the mental substance with material substance, and viewed the body as entirely mechanical.


When we come to the Islamic world, this discussion becomes more dynamic and more interesting. Those Greek philosophers have inspired Muslim philosophers to enrich and to reveal the real identity of man. They combine the concepts of man with the Islamic teachings by referring to the Quranic teaching and hadits. The aspects of man in their point of views are divided into two aspects namely body and soul. Sometimes both of body and soul are depicted as “pilot” and “vehicle,” “light” and “shadow” etc. But when we come to the West the concept of man tends to be more outwardly. Soul in the West has lost its sacred meaning. Therefore the debate about abortion, the rights of the fetus, and the rights of the mother are still in dispute as well as abortion become so prevalent. The soul, body, and consciousness in modern time are explained in term of material process, they are reduced to purely physical and mechanical energy.
By this research, the researcher tries to analyze the concept of man according to Nasr. Man here is not only elaborated in terms of body and soul, but also in terms of tripartite division namely body, soul and spirit to solve the dichotomy between soul and body. The researcher tries to elaborate what body is in order to raise the awareness and the wisdom of the body in which its sacredness has disappeared along with the progress of science in the West. There is essential relation between soul and body so the soul here will be as important as body. This thesis will also elaborate spirit which is its position is not so clear because the discussions just focus on dualism debate. If we understand that our body as the temple of God, our soul need to learn to be human, and our spirit which resides in our heart as the place of wisdom and love, we will be able to create harmony and balance in this world, and we will be able to answer the question of who we are.
Nama Lengkap:  Ikbal Maulana
NIM/Jurusan:    8206110005 / Islamic Philosophy  

Tempat & Tgl Lahir:
Malang, 24 Desember 1965

Judul Tesis:
The Justifications of Polanyi’s Theory of Tacit Knowledge in Scientific Discovery and Its Application in Explaining Mystical Experience

Nama Orang tua:
Ayah : Nazarudin
Ibu : Chusnul Chotima

Abstrak Tesis:
This study aims at finding the justification of tacit knowledge, of its existence and relevance for philosophical discourse. To do this, we will conduct descriptive-analysis of Polanyi’s work as well as of his critics, to see if his theory can stand against criticisms. Polanyi has found the notion of tacit knowledge from his exploration into his long career as a scientist, his colleagues’ scientific experiences, and  the history of scientific discovery. He also supplies his theory with philosophical argument. True knowledge needs ground to be true, and the ground also needs another ground to be true. To avoid the infinite chain of grounds ultimately our knowledge must rely on the unspecifiable knowledge that we just accept, that is tacit knowledge. Polanyi’s theory is also applied to explain mystical knowledge, because it is intended to explain any types of knowing, from knowing language, science, to  mystical experience.

Nama Lengkap: 
Sri Hayati

NIM/Jurusan:

Tempat & Tgl Lahir:
Bengkulu, 20 April 1978

Judul Tesis:
Konsep Rausyanfikr Ali Syari’ati

Nama Orang tua:
Ayah : 
Sanjaya
Ibu :Saroha

Abstrak Tesis:
Konsep rausyanfikr merupakan gugus pemikiran yang ditopang oleh tiga konsep, yakni konsep manusia, pandangan dunia, dan ideologi. Konsep manusia memberikan pijakan antropologis tentang manusia ideal teomorfis (berakhlak Ilahi) dengan kualitas insan (makhluk “menjadi”) yang menjadi syarat rausyanfikr. melakukan aktivitas pencerahan masyarakat. Aktivitas tersebut bertujuan untuk membangkitkan kesadaran al-nas, massa atau masyarakat agar melakukan gerakan perubahan untuk mengubah kondisi dan zaman (status quo).


Rausyanfikr sebagai individu-individu tercerahkan yang sadar akan kondisi masyarakat dan zamannya, mampu mengkomunikasikan kesadarannya pada masyarakat, serta berkomitmen untuk membawa masyarakat pada perbaikan nasib melalui sebuah perubahan sosial. Kaum elit intelektual telah terbiasa mengaktifkan kesadaran dan daya berfikirnya, serta mengambil jarak dari realitas yang dikajinya. istilah rausyanfikr kerap diartikan sebagai intelektual atau kaum intelektual.
Thesis ini merupakan kajian perpustakaan dimana menggunakan beberapa sumber data primer yang ditulis Ali Syariati maupun data sekunder yang ditulis pengarang tentang Syariati. Kemudian data diproses ke beberapa topik dan bagian dianalisis secara sistematis.

Nama Lengkap:           Suryana

NIM/Jurusan:
8204120011 / Islamic Mysticism

Tempat & Tgl Lahir: Bekasi, 30 Maret 1978

Judul Tesis:
Hijāb; Kajian atas Kitab Kasyf al-Mahjūb Karya Hujwīri

Nama Orang tua:

Ayah : H. Sujaih
Ibu :Hj. Suparsih

Abstrak Tesis:

Ḥijāb and kashf are two opposing terms of taṣawwuf, while in practice both are interact and attract each other. The spiritualist in his journey should face one of both. When the attraction
 of ḥijāb was so strong, the kashf was knocked out by itself.
 But, when the attraction of kashf has attracted a sālik, ḥijāb came quietly and
 bind the kashf piecemeal, then the kashffade, even
 erase all the glory that adorn it.Shaikh Abū ‘Uthmān ‘Ali al-Hujwīri with all clarity of his spirituality
 tried to break down it mirage and clean the kashf from all wrapping
 ḥijāb. By the Kashf al-Maḥjūb, his serious effort became real and cross 
beyond a dozens of centuries. Hujwīri mentioned;ma‘rifah, tauḥīd, ṭahārah with repentance, shalat with love, fasting, zakat, ḥajj, kalimāt ṣūfiyyah 
and the last about al-simā‘ containing about ethics, music and dancing as
 ḥijābs wihich was stated by him.

Nama Lengkap:           Veri Jaya Priyana

NIM/Jurusan: 8206120011 /Islamic Mysticism 

Tempat & Tgl Lahir:  Tegal, 4 Mei 1965

Judul Tesis:
Kajian Tentang  Peran Dzikir Jahr dalam Perjalanan Spiritual Pada Tarekat Qadiriyah Naqshabandiyah

Nama Orang tua:
Ayah : H. Oetojo Zamzami (Alm)
Ibu :Hj. Afifah Solichin Noer

Abstrak Tesis:
Tesis kami meneliti tentang manfaat dzikir pada Tarekat Qadiriyah Naqshabandiyah (TQN). Setelah menjelaskan tentang  TQN, tatacara dzikirnya , kemudian kami mencoba mengkaji manfaat  dzikir dan menganalisanya.

Tempat dilaksanakan penelitiannya  di TQN Rawamangun Jakarta, TQN Suryalaya dan Pondok Pesantren Al Fithrah Gunung Pati Semarang.
Berdasarkan tema  manfaat dzikir yang bisa digali melalui dua buah kitab karya Syaikh Kyai Haji Ahmad Shohibul Wafa Tajul ’Arifin (Abah Anom)  yaitu Miftahul Shudur dan Akhalaqul Karimah/Akhlaqul Mahmudah Berdasarkan Mudawamatu Dzikrillahterdapat  24 manfaat  dzikir, sedangkan menurut Ibn Athaillah al Sakandari dalam kitab karangannya  Miftah Al Falah wa Mishbah al Arwah (Dzikir Penentram Hati), menjelaskan ada 68 manfaatdzikir. Walaupun secara jumlah banyak berbeda manfaat, namun secara tematis ada kesamaan keduanya yakni  bisa dibagi dalam enam  tema manfaat : fisik, ekonomi, jiwa atau akhlak, penangkal setan, akherat dan untuk Allah.Berdasarkan analisa, ternyata keduanya sama-sama sepakat bahwa ada tiga peringkat utama  manfaat dzikir yaitu :Mendekatkan diri kepada Allah, untuk akherat dan untuk perbakan jiwa atau akhlak. Selain itu bahkan Abah Anom mempraktekkan manfaat dzikir sebagai terapi untuk penyembuhan pecandu Napza (Narkotika, psikotropika, dan zat aditif lainnya) serta  penderita penyakit mental lainnya.